Standar Kompetensi untuk Karyawan Bank

Persaingan bisnis perbankan saat ini menuntut karyawannya harus memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh bank. Disinilah banyak banyak yang benar-benar menuntut karyawannya memiliki kompetensi yang cukup baik agar bsia bersaing dengan perusahaan perbankan lainnya.

Pemerintah pun juga menetapkan adanya standart kompetensi bagi karyawan bank diantaranya adalah pekerja di bagian kredit, pekerja bagian funding officer dan service dan juga mereka yang bekerja di bagian operasi bank.

Standart kompetensi yang ditetapkan pemerintah tersebut tentunya memiliki alasan yang kuat. Perkembangan bisnis perbankan yang ada di Indonesia yang cukup cepat dan membaut berbagai macam keunggulan, hal ini juga harus sesuai dengan sumber daya manusia didalamnya.

Untuk menghadapi persaingan dunia kerja, kompetensi memang dibutuhkan bukan hanya di dunia perbankan saja. Banyaknya pekerja asing yang bekerja di Indonesia, hal ini karena mereka memiliki kemampuan dan juga kompetensi yang baik. Kompetensi, bagi orang awam mungkin kata ini masih sangat asing, namun bagi para pekerja terutama mereka yang bekerja di perkantoran, kata kompetensi tentu sangat sering didengar.

Kompetensi merupakan pengetahuan, ketrampilan maupun perilaku yang dimiliki dan dikuasai oleh karyawan untuk menjalankan semua tugasnya secara professional. Kata kompetensi tersebut dulu sering digunakan untuk para guru, namun saat ini kompetensi bisa digunakan untuk semua bidang pekerjaan.

Jika karyawan memiliki kompetensi maka mereka sudah bisa dipastikan memiliki kemampuan untuk menjalankan pekerjaannya. Pekerjaan di dunia perbankan memang membutuhkan kemampuan dan ketrampilan yang baik sehingga hal ini sangat dibutuhkan sebuah kompetensi dari karyawannya.

Standart kompetensi bagi pegawai bank digunakan untuk menghadapi persaingan di dalam negeri maupun di luar negeri. Meningkatkan kualitas karyawan bank adalah salah satu hal penting untuk menghadapi kompetensi perbankan yang semakin hebat.

Dengan adanya era globalisasi pun, hal ini membuat persaingan di dunia perbankan semakin hebat. Perbankan adalah perusahaan yang memberikan layanan jasa kepada nasabahnya. Jadi, tanpa adanya pelayanan jasa yang baik nasabah pun tidak akan mau menggunakan jasa perbankan tersebut.

Di Indonesia perusahaan perbankan memang tumbuh sangat pesat, pesatnya pertumbuhan perbankan ini akan menambah persaingan dunia bisnis yang hebat. Salah satu hal yang harus diperhatikan bank untuk menjaga kualitas layanan dan produknya adalah memiliki karyawan yang berkompeten, memiliki kompetensi yang bisa meningkatkan omset dan jumlah nasabah. Hal penting bagi perusahaan perbankan, adanya kompetensi ini akan membuat perusahaan semakin kokoh.

Ada cukup banyak bank asing yang sudah mulai merambah masuk ke Indonesia. Bank-bank asing tersebut memiliki karyawan yang benar-benar memiliki standart kompetensi.

Saat perekrutan karyawan, hal yang penting dilakukan adalah mengetahui latar belakang pendidikan dan juga pengalaman kerja calon karyawan tersebut.

Bagaimana dengan Indonesia, sudahkah perbankan Indonesia menerapkan standar kompetensi yang baik? Pada kenyataannya masing ada juga bank yang mempekerjakan karyawan yang bukan bidangnya.

Sebagai contoh, seorang Account Officer atau bagian kredit, mereka seharusnya memiliki kualifikas pendidikan minimal SI Akuntansi atau manajemen, namun masih ada bank yang mempekerjakan karyawan untuk posisi ini dengan latar belakang pendidikan SI jurusan Sastra, jurusan Agama dan lainnya yang tidak relevan dengan pekerjaan sebagai Account Officer. Bahkan ada juga karyawan bank yang masih berpendidikan SMU atau SMEA. Apakah dengan latar belakang pendidikan ini mereka bisa menjalankan pekerjaannya dengan baik?

Pentingnya standart kompetensi bagi perusahaan perbankan bukanlah main-main. Jika karyawan yang direkrut pihak bank benar-benar memiliki latar belakang pendidikan yang tepat dan pengalaman yang sesuai dengan posisinya di perbankan tersebut, hal ini akan memudahkan mereka untuk memberikan kepuasan layanan kepada nasabah.

Adanya standart kompetensi tersebut bank akan lebih mudah bersaing dengan pesaingnya di pasaran. Tanpa adanya kompetensi, perusahaan perbankan tidak bisa menjalankan kegiatan operasionalnya dengan mudah dan tepat.

Ketepatan inilah yang menjadikan bank bisa memberikan layanan terbaik bagi nasabah. Dengan kompetensi income yang dimiliki bank juga akan lebih besar. Pada prinsipnya memang kompetensi harus dimiliki oleh setiap karyawan perbankan. Jika ingin berkembang dan maju, pastinya kompetensi selalu diperhatikan dan dijalankan oleh perusahaan perbankan Indonesia.

Slide1
Slide1