Peran SDM dalam Bisnis Perbankan

Peran SDM Dalam Bisnis Perbankan
Peran SDM dalam Bisnis Perbankan sangat penting karena usaha perbankan termasuk salah satu jenis usaha pelayanan jasa yang diberikan untuk masyarakat khususnya dalam hal yang berhubungan dengan finansial.

Dalam kaitan tersebut, bank dituntut untuk harus mampu memberi layanan yang baik kepada para nasaban sehingga nasabah dapat merasakan kenyamanan saat mereka berkunjung ke bank.

Sumber daya manusia yang ikut terlibat di dalam instansi bank sudah sewajarnya diambul dari orang – orang yang sudah berpengalaman dan memiliki kompeten di bidangnya agar pelayanan nasabah dapat dilakukan secara optimal. Hal ini membuat banyak bank kadang menerima karyawan baru dengan cara seleksi sampai mereka akhirnya benar – benar mendapatkan sosok karyawan yang ideal dengan kriteria dari instansi.

Divisi Sumber Daya Manusia
Manusia adalah sumber daya yang sangat penting dalam usaha perbankan untuk mencapai keberhasilan visi & misi bank. Walaupun aspek teknologi dan pemasarannya sudah sempurna, tetapi jika tidak didukung dari aspek manusia maka tujuan – tujuan yang telah ditentukan oleh bank juga tidak akan tercapai secara optimal atau bahkan sulit dicapai. Mengingat pentingnya peranan SDM di dalam bank, dalam setiap usaha perbankan ada divisi sumber daya manusia.

Divisi SDM pada sebuah bank biasanya berada di bawah koordinasi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko.

Manajemen SDM adalah sebuah aktivitas yang dilakukan di bank untuk melakukan proses rekrutmen, pengembangan, pendayagunaan, dan pemeliharaan SDM secara efektif dan efisien. Dalam rangka mendukung visi dan misi dari perusahaa dalam melaksanakan langkah yang strategis dan tepat untuk berkompetisi di pasar global, fungsi sumber daya manusia dituntut untuk mampu menempatkan peranannya di dalam perusahaan.

SDM pada perbankan harus menempatkan fungsinya untuk mendukung unit binis dengan peran SDM dalam bisnis Perbankan dijelaskan sebagai berikut:

– Mitra Bisnis Strategi: Memiliki kemampuan untuk menterjemahkan strategi bisnis yang telah ditetapkan oleh perusahaan menjadi aksi – aksi dalam pengelolaan sumber daya manusia yang fokus untuk mendukung pencapaikan kinerja dari setiap unit kerja.

– Agen Perubahan: Dapat menjadi katalisator untuk proses perubahan yang dicanangkan oleh perusahaan perbankan secara efektif.

– Tertib Administrasi: Mempunyau data – data kepegawaian yang akurat dan berguna untuk proses pengelolaan sumber daya manusia.

– Budaya Perusahaan: Pegawai perbankan harus mampu mengimplementasikan budaya perusahaan di dalam semua aktivitas kerja. Budaya perusahaan bank mempunyai 14 butir perilaku di antaranya adalah:

• Tulus, ramah, kekeluargaan
• Tepat, cepat, dan akurat
• Selalu memberi pelayanan prima
• Kompeten dan tanggung jawab
• Memahami dan melaksanakan ketentuan yang ditetapkan perusahaan
• Disiplin, konsisten dan penuh semangat

• Fokus pada nasabah
• Menjaga citra bank lewat perilaku terpuji dan beretika
• Memberi solusi terbaik

• Peduli pada lingkungan
• Menyukai perubahan yang baik
• Berkeinginan mengembangkan diri
• Menjaga rahasia bank
• Menumbuhkan kebersamaan, transparansi, dan kerjasama

Grup Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Dalam sebuah usaha perbankan, divisi SDM dibagi menjadi 2 grup utama yaitu sebagai berikut:

– Perencanaan: Bertugas merencanakan kebutuhan sumber daya manusia dengan baik berdasarkan kebutuhan usaha perbankankan, mengembangkan, dan mendorong karir para pegawai berdasar kompetensi dan performanya melalui berbagai kegiatan pembinaan dan kesempatan pengisian jabatan yang tersedia.

– Rekrutmen: Bertugas melakukan proses seleksi, merekrut, dan melakukan penempatan karyawan secara efektif dalam rangka mengisi kebutuhan perusahaan.

Grup Administrasi SDM

Di dalam proses manajemen sumber daya manusia, grup administrasi SDM mempunyai peranan
sebagai berikut:

– Administrasi dan Hubungan Kepegawaian: Bertugas melaksanakan proses administrasi kepegawaian secara tertip administrasi berdasarkan ketentuan yang sedang berlaku.
– Sistem Informasi SDM: Bertugas mengelola database kepegawaian dan melakukan proses administrasi yang dapat mendukung kebutuhan operasional dan penetapan kebijakan di bidang SDM.

– Kompensasi dan Pensiun: Bertugas melakukan pembayaran hak – hak bagi para pegawai baik selama aktif maupun sesudah masa bakti pegawai berakhir sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku.

– PKWT: Untuk mendukung kinerja perusahaan perbankan dan melaksanakan fungsi – fungsi serta rantai pekerjaan, maka diperlukan dukungan yang dilaksanakan dari tenaga PKWT atau outsourcing.
Berdasarkan penjelasan di atas, divisi sumber daya manusia bertanggung jawab terhadap semua sumber daya manusia yang berperan di dalam usaha perbankan. Divisi tersebut bertujuan agar para staff dan karyawan dalam perusahaan dapat menjalankan peran SDM dalam bisnis perbankan secara optimal.

Slide1
Slide1