Mekanisme Penetapan Suku Bunga Pinjaman Bank

Saat Anda mengajukan pinjaman di bank, tentu hal yang pertama Anda pertimbangkan adalah besarnya suku bunga yang ditetapkan bank tersebut.

Masing-masing bank memberikan tingkat suku bunga yang berbeda, ada suku bunga yang tinggi dan juga ada bank yang memberikan suku bunga rendah. Masing-masing bank memang diberikan kebebasan dalam penetapan suku bunga pinjaman asalkan tidak terlalu tinggi dan menyalahi aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Bunga adalah salah satu bagian penting dari perbankan untuk mendapatkkan keuntungan, bunga tersebut merupakan imbalan atau ajsa yang diberikan nasabah atas pinjaman yang diberikan oleh bank. Dalam perbankan dikenal beberapa suku bunga diantaranya adalah bunga sederhana dan bunga berbunga.

Bunga sederhana merupakan bunga hasil dari besarnya pokok utang, suku bunga per periode dan juga lamanya pinjaman dari bank tersebut. Sedangkan bunga berbunga yang diterapkan oleh beberaa bank sering juga dikenal dengan buang majemuk.

Bunga majemuk merupakan bunga yang berasal dari nilai pokok suatu pinjaman yang akan terus berubah pada akhir periodik bersamaan dengan penambahan nilai pokok beserta bunganya. Beberapa perusahan perbankan dan juga perusahan jasa keuangan saat ini menerapkan suku bunga yang sangat ringan pertahun.

Suku bunga yang sering diterapkan bank biasanya sebesar 11, 25% hingga 13,30 % Pa. Bank juga sering menetapkan suuku bunga tetap dan suku bunga mengambang.

Suku bunga pinjaman pada tahun 2014 pada beberapa indrusri perbankan ini memang mengalami peningkatan menjadi sekitar 8, 67%. Untuk suku bunga yang diberikan kepada nasabah dalam hal deposito, deposan akan mendapatkan bunga dengan kisaran 11% lebih-lebih pada kelompok bank BUKU 4 dan 3. Di Indonesia suku bunga yang diterapkan pada bank umumnya adalah sekitar 11,25% hingga 13,30% untuk bank umum atau kkonvensional.

Suku bunga yang diterapkan bank untuk kredit mikro berkisar antara 16% hingga 23%. Persaingan suku bunga yang terdapat pada perusahaan industri perbankan saat ini banyak ditentukan oleh pemilik dana besar yang bisa menguasai hampir 45% dari sumber dana perbankan yang bersangkutan.

Perbankan di Indonesia memang sering mendapatkan kucuran dana dari pemilik dana besar yang menekan perusahaan perbankan untuk memberikan bunga yang tinggi atas dana yang didepositokannya.

Sudah tidak asing lagi bila di Indonesia meman terjadi persaingan suku bunga, masing-masing bank memberikan suku bunga yang berbeda, hal ini juga termasuk trik untuk mendapatkan nasabah sebanyak-banyaknya. Nasabah cenderung akan memilih bank yang memberikan suku bunga rendah untuk pinjaman sedangkan nasabah akan memilih suku bunga tinggi untuk deposito yang mereka tanamkan di bank. Bahkan suku bunga saat ini juga dipengaruhi oleh lembaga keuangan yang memberikan layanan kredit lunak dan bunga rendah kepada masyarakat.

Pemerintah dalam hal penetapan suku bunga harus mendapatkan masukan dari bank-bank yang ada di Indonesia. Penetapan suku bunga maksimal DP dibuat dengan mempertimbangkan keuntungan biaya dalam penempatan dana nasabah pada tingkat suku bunga SUN, Jadi, pada tanggal 1 Oktober 2014 penetapan suku bunga perbankan akan diterapkan.

Perbankan di Indonesia dalam rangka menetapkan suku bunga maksimum harus melaksanakan penuruhan suku bunga kredit yang telah ditetapkan jika suku bunga tersebut tidak sesuai dengan keputusan pemerintah. Selain itu , bank juga harus melakukan perluasan kredit dengan hati-hati dan juga untuk mempertimbangkan dana yang dimiliki.

Pemberian suku bunga DPK yang ditetapkan oleh departemen pengawas perbankan baik perusahaan perbankan Indonesia adalah sebesar 7,75% saja untuk pinjaman hingga 2 milyar rupiah. Departemen pengawas perbankan pun jug a harus melakukan monitoring terhadap perbankan agar tingkat suku bunga yang ditetapkan bisa dijalankan dengan baik.

Penentuan suku bunga yang terlalu tinggi bagi perusahaan perbankan memang bukan cara yang tepat. Di satu sisi hal ini memang menguntungkan pihak bank, namun di sisi lain tentu saja nasabah yang akan dirugikan. Semakin banyaknya pertumbuhan perusahaan perbankan di Indonesia, hal ini juga menjadikan suku bunga yang ditetapkan berubah-ubah. Seperti persaingan suku bunga dan ini adalah fakta perusahaan perbankan di Indonesia.

Slide1
Slide1