Job Desc dan Tugas Pokok Manajer Kredit di Bank

NPL sangat dibenci oleh bank, apapun perusahaan perbankan tersebut pati membencinya. Bagaiman bank bisa mencegah NPL atau tingkat kemacetan yang terus bertambah tinggi, sedangkan permintaan masyarakat untuk mendapatkan kucuran dana bank semakin bertambah?

Mungkinkah bank akan menutup kegiatan kreditnya, pastinya tidak mungkin? Solusi yang dilakukan oleh bank adalah dengan memberikan tugas dan kewajiban kepada manager kredit bank. Manage rkredit, dari namanya saja tentu berhubungan erat dengan kredit.

Kredit yang diberikan bank kepada nasabah, hal ini perlu dikelola dengan baik, bukan hanya setelah bank memberikan kredit namun sebelum bank memberikan kredit kepada nasabah, hal yang perlu dilakukan bank adalah meneliti kelayakan kredit tersebut.

Banyaknya NPL yang terjadi, hal ini sering disebabkan oleh kelalaian dan kurang teliti dari staff bagian kredit untuk menyeleksi pengajuan kredit yang benar-benar baik dan tidak. Kesalahan pemberian kredit kepada nasabah tersebut berdampak buruk bagi bank, apalagi jika manager kredit tidak bisa memonitor staff kreditnya, hal ini jauh lebih membahayakan bagi dana bank.

Karena itu, peran manajer kredit memang sangat penting untuk mengelola dana bank untuk nasabah. Fasilitas kredit yang diberikan bank kepada nasabah adalah bagian penting yang sangat besar bagi bank. Tanpa kredit tersebut bank tidak akan mendapatkan penghasilan yang besar.

Pendapatan terbesar bank adalah bunga kredit, karena itu bank bisa memberikan kredit yang tepat pada nasabahnya agar bisa mendapatkan bunga kredit yang diharapkan.

Manager kredit harus bisa melakukan manajemen kredit dengan baik, hal ini adalah salha satu usaha untuk pengamanan kredit yang lebih efektif dan efisien untuk menghindari penyimpangan. Penyimpanan kredit bisa saja terjadi, hal ini menjadi tanggung jawab manager kredit untuk mengamankan kredit dari penyimpangan-penyimpangan penggunaan dana. Setiap tahap proses kegiatan kredit harus dimonitor oleh manager kredit dengan baik.

Berikut merupakan tugas dari manager kredit bank:

1. Monitoring kredit
Monitoring kredit yang dilakukan oleh manager kredit bisa dilakukan mulai dari analisa pengajuan kredit calon nasabah ataupun nasabah lama. Monitoring kredit merupakan kegiatan pemantauan kredit agar bisa dilihat deviasi yang akan terjadi yang bisa menyebabkan terjadinya penurunan mutu kredit yang diberikan kepada nasabah.

Bank melalui manager kreditnya melakukan monitoring tersebut untuk mengetahui penyimpangan yang bisa terjadi dari aktivitas perkreditan. Dengan mengetahui penyimpangan-penyimpangan kredit yang terjadi tersebut maka manager kredit bisa mengambil kebijakan yang tepat untuk mengatasinya sejak dini.

Beberapa jenis monitoring yang dilakukan oleh manager kredit diantaranya:

• On desk monitoring
Monitoring ini merupakan pemantauan kredit yang dilakukan secara administratif melalui laporan-laporan keuangan seperti neraca dan sumber serta penggunaan dana. Monitoring ini juga dilakukan untuk berkas-berkas pengajuan kredit dari calon debitur sebelum kredit tersebut dicairkan. Berbagai data administratif yang dimonitor oleh manager kredit tersebut bisa menjadi pertimbangan bank untuk menentukan layak tidaknya calon debitur untuk mendapatkan kredit.

• On site monitoring
Kegiatan pemantauain kredit ini dilakukan oleh manager kredit langsung ke lapangan atau langsung pada nasabahnya baik untuk beberapa nasabah maupun semua nasabah. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan laporan dan kondisi fisik dari kegiatan operasional nasabah.

• Expansion monitoring
Monitoring ini dilakukan oleh manager kredit bank dengan cara memberikan tekqanan kepada beberapa hal yang dianggap kurang tepat dan telah dijalankan oleh staff kredit agar bisa dikurangi kesalahan yang dilakukan.

2. Pengawasan kredit
Manager kredit bank harus bisa melakukan pengawasan kredit yang telah dicairkan kepada nasabah, sekalipun dia telah melakukan analisa pengajuan kredit yang tepat. Pelaksanaan pengawasan ini harus ditentukan dengan pengetahuan dari manager kredit bank. Manager kredit bank harus memiliki pengetahuan yang cukup luas, memiliki integritas yang baik dan juga bersikap wibawa dan sudah mendapatkan pelatihan yang baik.

Pelaksanaan pengawasan fisik bisa dilakukan dengan cara mempelajari aktivitas fisik dari nasabah dan juga melakukan laporan hasil kunjungan nasabah secara teratur. Manajer kredit bank juga harus melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh staff kredit. Pengawasan ini akan memperkecil tingkat NPL bahkan untuk mencegah terjadinya NPL pada bank.

Slide1
Slide1