Strategi Manajemen Kredit Perbankan yang Powerful

Banyak perusahaan penyalur kredit kepada masyarakat yang tumbuh di Indonesia saat ini, bahkan kadang pelayanannya jauh lebih baik dari pernbankan.

Apakah bank tidak melakukan hal yang tepat untuk memberikan pelayanan kredit kepada masyarakat sehingga banyak lembaga keuangan lain yang tumbuh seperti jamur? Sebenarnya, hampir semua bank menerapkan manajemen kredit untuk mengatur penyaluran kredit kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kredit merupakan kegiatan penyediaan uang dari pihak bank kepada masyarakat atau pihak yang membutuhkan dengan perjanjian dan kesepakatan kedua belah pihak, dimana pihak peminjam harus melunasi hutang tersebut dengan ketentuan dan jangka waktu yang telah ditetapkan bersama.

Dalam hal kredit, bank harus memberiikan jangka waktu pelunasan yang telah disepakati oleh peminjam. Sebelum bank menyerahkan uang kepada peminjam, bank harus melakukan beberapa tindakan atau yang sering dilakukan bank harus melakukan survey terlebih dulu tentang tingkat kelayakan calon nasabah yang akan diberikan pinjaman dana.

Jika dana yang akan disalurkan tersebut dalam jumlah yang besar, bank harus menetapkan manajemen kredit yang benar-benar efektif dan aman. Lalu, bagaiman jika bank tidak menerapkan manajemen yang baik untuk kredit atau penyaluran dana mereka?

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Sebelumnya, mari kita mengenal lebih dekat tentang manajemen kredit bank, manajemen kredit perbankan merupakan pengaturan penyaluran dana kepada masyarakat agar tidak merugikan bank dan juag tidak membebani penerima kredit. Manjemen kredit bank ini meliputi pengaturan berbagai macam jenis kredit yang disediakan oleh bank.

Bank bukan hanya menyediakan fasilitas saru jenis kredit, tapi banyak sekali jenis kredit yang diberikan bank dalam rangka untuk mendapatkan keuntungan perusahaan.

Beberapa jenis kredit yang disalurkan oleh bank diantaranya adalah kerdit investasi, kredit modal kerja, jika dilihat dari waktunya, bank jugaa menerapkan jenis kredit yang berbeda. Dilihat dari segi waktu jenis kredit yang disediakan oleh bank diantaranya adalah kredit jangka pendek, kredit jangka menengah dan juga kredit jangka panjang.

Semua jenis kredit tersebut harus diatur dan dikontrol agar nanti tidak menimbulkan namanya kredit macet. Jika kemacetan kredit terlalu banyak, perputaran uang bank akan terhambat dan ini akan berdampak buruk bagi pendapatan bank.
Dalam hal manajemen kredit bank bank harus menerapkan prinsip pemberian kredit yang tepat dan aman.

Beberapa prinsip pemberian kredit perbankan diantaranya:

Character
Untuk memberikan pinjaman kepada calon nasabah, bank harus mengetahui karakter atau latar belakang mereka. Latar belakang ini bisa dilihat dari pekerjaan calon nasabah yang akan diberikan kredit dan juga bisa dilihat dari latar belakang pribadi mereka.

Capital
Bank juga harus melihat dan meneliti dengan benar tentang posisi keungan calon debitur, apakah mereka memiliki modal sendiri yang besar atau mereka memiliki analisa rasio yang baik. Analisa modal yang dilakukan oleh bank kepada calon debiturnya meliputi struktur modal yang disetor, cadangan-cadangan dan juga laba ditahan.

Capacity
Untuk mengetahui apakah calon nasabah mampu membayar kewajiban utang mereka pada bank,bank harus melakukan analisa terhadap cash flow dan juga likuiditas calon nasalah bersangkutan. Dengan mengetahui terlebih dulu tingkat kemampuan calon nasabah dalam membayar kewajiban pada bank, bank akan lebih mudah memberikan besarnya pinjaman pada mereka.

Condition
Kondisi ekonomi calon debitur juga perlu diketahui oleh bank, hal ini merupakan bagian dari manajemen kredit dalam rangka untuk mencegah kemacetan.

Collateral
Bank harus menilai jaminan yang diberikan oleh calon nasabah saat mengajukan pinjaman. Penilaian yang dilakukan oleh bank diantaranya adalah dengan menilai tingkat nilai jaminan calon nasabah di masa depan dan juga tingkat kemudahan mengkonversikan jaminan tersebut menjadi uang tunai.
Dari keenam prinsip pemberian kredit tersebut bank bisa menghindarkan dari NPL yang terlalu tinggi.

Pada prinsipnya manajemen kredit perbankan memberikan kemudahan bagi bank untuk mengelola kredit nasabah.

Tanpa adanya manajemen kredit, pemberian kredit kepada nasabah tidak akan berjalan dengan lancar.

Pengaturan kredit ini juga meliputi bagaimana perusahaan melakukan penyelidikan tentang berkas yang diajukan oleh calon nasabah, apakah persyaratan kredit yang diajukan tersebut layak ataukah tidak. Kelayakan jaminan calon nasabah harus benar-benar diperhatikan bank agar nantinya bisa menjadi jaminan saat terjadi kemacetan pada nasabah bersangkutan.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!