Strategi Bisnis Bank

STRATEGI BISNIS BANK
Strategi bisnis bank berkaitan dengan teknik pemasaran yang dilakukan oleh pihak bank beserta pihak-pihak terkait untuk mempromosikan berbagai jenis produk perbankan yang dimiliki. Strategi bisnis bank umumnya berkaitan dengan lokasi, promosi, produk, dan harga sesuai daya beli masyarakat untuk menjamin kesejahteraan masyarakat nantinya.

Lokasi

Strategi bisnis bank yang pertama berkaitan dengan strategi pemilihan lokasi yang tepat. Untuk mendukung strategi pemasaran produk perbankan, baik bank negara maupun bank swasta akan menempatkan kantor pusat, kantor cabang, hingga kantor kas di tempat–tempat yang strategis di tiap wilayah. Di beberapa kota kecil di Indonesia, standar untuk lokasi perbankan, umumnya memiliki satu kantor pusat dengan minimal 2 kantor cabang (KC) atau 2 kantor cabang pembantu (KCP). Lokasi yang tidak terlalu berjauhan antara kantor cabang satu dengan yang lainnya lebih memudahkan fungsi kontrol dari para pengawas kantor pusat terhadap seluruh komponen cabang mengenai pelaksanaan pelayanan aktifitas perbankan yang sedang atau sudah berlangsung.Bagi masyarakat umum, strategi pemilihan lokasi bermanfaat untuk memudahkan akses masyarakat yang ingin mengadakan transaksi perbankan. Selain itu, pelayanan kemudahan konsultasi atau keluhan tentang permasalahan terkait produk perbankan yang dialami nasabah lebih terjamin.

Promosi

Strategi bisnis bank yang kedua berkaitan dengan sistem promosi. Dalam memasarkan produknya, ada beberapa cara promosi yang akan ditempuh oleh pihak bank untuk memberi edukasi dan pengetahuan pada masyarakat umum akan produk yang ditawarkan. Promosi yang dilakukan memiliki beberapa cara, yaitu

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

– Sistem Iklan: baik bank negara maupun swasta umumnya menggunakan beberapa sistem iklan dengan memanfaatkan media televisi ataupun media cetak. Umumnya durasi umum iklan perbankanyang ada di media televisi sekitar 60 detik cukup memuat informasi produk utama yang ditawarkan oleh bank tersebut. Sedangkan untuk media lain yang digunakan seperti baliho, umumnya dipasang sekitar 1 bulan.

– Sistem sales: banyak bank yang menggunakan sistem sales untuk membidik langsung nasabah sesuai kriterai produk yang ditawarkan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan CS (customer service). Selain itu, sistem sales juga dilakukan dengan cara bekerja sama dengan instansi tertentu sebagai sponsor untuk memenuhi kewajiban edukasi sekaligus pemasaran produk.

– Sistem personal selling (penjualan personal): baik bank negeri ataupun bank swasta, umumnya memiliki tim marketing tersendiri yang sudah dibekali dengan pengetahuan detail tentang produknya serta manajemen resikonya. Sistem personal selling dianggap lebih efektif untuk menarik nasabah yang berhubungan dengan produk investasi seperti reksadana, saham, deposito, ataupun kredit KPR. Sistem personal selling dapat menjadi jembatan menguntungkan antara bank dengan nasabah dalam meningkatkan kepercayaan para nasabah dalam investasi,

– Publisitas: teknik publisitas yang dilakukan oleh pihak bank umumnya dilakukan dalam bentuk brosur produk yang dipasang di seluruh kantor bank bersangkutan. Brosur bank termasuk produk publisitas yang mampu memberikan informasi cukup jelas untuk masyarakat. Event khusus yang dilakukan pada saat momen tertentu bank, seperti ulang tahun bank tersebut juga terkadang dimanfaatkan pihak bank untuk publisitas peluncuran produk.

Produk

Strategi bisnis bank yang akan dilakukan pastinya disesuaikan dengan produk yang ditawarkan ke masyarakat. Sebuah bank tidak akan berfokus hanya pada satu produk, melainkan ada beberapa jenis produk yang akan ditawarkan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Produk bank secara umum dibagi menjadi dua macam, yaitu produk aktif dengan suku bunga yang dapat berubah dari waktu ke waktu seperti kredit dan produk pasif dengan suku bunga yang dimungkinkan tetap dalam jangka waktu lama seperti tabungan giro dan deposito. Bank sebagai penyedia jasa penyimpanan uang di Indonesia pun memiliki produk yang dapat dibeli atau ditransaksikan melalui bank seperti seertifikat deposito, travelers check, perdagangan mata uang asing dan giro.

Harga

Strategi bisnis bank yang paling penting selain produk berkaitan dengan harga. Beberapa faktor penting yang diperhitungkan dalam perhitungan penetapan harga sebuah produk bank, yaitu profit spread yang layak, harga poduk yang dipasang bank lain, tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, dan perhitungan minimal cost of loanable funds. Semoga info strategi bisnis ini beguna untuk anda.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!