Peran Bank Indonesia dalam Bisnis Bank

Peran Bank Indonesia Dalam Bisnis Bank
Peran Bank Indonesia dalam Bisnis Bank tentu sangat penting karena Bank Indonesia adalah bank utama yang menjadi acuan dari semua bank yang ada di Indonesia. Bank Indonesia bertuhas menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan bisnis bank. Sebagai bank sentral, BI mempunyai 5 peran utama dalam bisnis bank yakni sebagai berikut:

Menjaga Stabilitas Moneter
Peran yang pertama, BI mempunyai tugas menjaga stabilitas moneter di antaranya adalah melalui instrumen suku bunga pada operasi pasar terbuka, BI bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan moneter dengan tepat dan berimbang. Continue reading

Peran SDM dalam Bisnis Perbankan

Peran SDM Dalam Bisnis Perbankan
Peran SDM dalam Bisnis Perbankan sangat penting karena usaha perbankan termasuk salah satu jenis usaha pelayanan jasa yang diberikan untuk masyarakat khususnya dalam hal yang berhubungan dengan finansial.

Dalam kaitan tersebut, bank dituntut untuk harus mampu memberi layanan yang baik kepada para nasaban sehingga nasabah dapat merasakan kenyamanan saat mereka berkunjung ke bank.

Sumber daya manusia yang ikut terlibat di dalam instansi bank sudah sewajarnya diambul dari orang – orang yang sudah berpengalaman dan memiliki kompeten di bidangnya agar pelayanan nasabah dapat dilakukan secara optimal. Continue reading

Peran IT dalam Manajemen Bank

Peran IT Dalam Manajemen Bank
Peran IT dalam manajemen bank memegang peranan yang sangat vital atau penting. Dari waktu ke waktu teknologi semakin berkembang pesat dan manju, begitu pula dengan teknologi yang ada di Indonesia. Dalam melakukan berbagai hal seperti perhitungan dan pendataan diperlukan waktu yang singkat namun akurat.

Singkat namun akurat biasanya berada pada manajemen bank ayng sudah besar dan memiliki ribuan nasabah di dalamnya. Bayangkan saja jika pihak manajemennya lambat dalam mengatasi keuangan dan manajemen pada sebuah perbankan. Bank pun akan lambat dalam bergerak maju dan berkembang. IT dalam dunia perbankan membutuhkan jasa dari seseorang yang ahli dalam komputerisasi akuntansi. Continue reading

Cara Menurunkan NPL

Cara Menurunkan NPL
Cara menurunkan NPL banyak diperbincangkan di dunia perbankan. Bagi orang awam yang tidak paham di dunia perbankan tentu bingung dengan pengertian NPL tersebut. NPL adalah non performing loan yang biasa disingkat dengan NPL, NPL merupakan sebuah kunci indikator dalam menilai apakah bank bekerja dengan baik atau tidak atau NPL diibaratkan sebagai kunci dalam menilai fungsi bank. Selama ini bank memiliki fungsi berupa lembaga penghubung atau perantara antara kedua pihak, kedua pihak tersebut adalah orang yang memiliki kelebihan dana dan orang yang membutuhkan dana. Orang yang memiliki kelebihan dana akan menyimpan kelebihan dananya di bank sedangkan orang yang membutuhkan dana akan mencari dana di bank dengan begitu mereka saling terhubung dengan adanya bank. Continue reading

Apa itu NPL – Non Performing Loan

Apa itu NPL – Non Performing Loan
Apa Itu NPL- Non Performing Loan?, bagi orang awam tentu bingung apa itu NPL dan apa pengaruhnya terhadap bank. Nnon performing loan merupakan salah satu cara atau sebuah kunci bagi sebuah bank untuk menilai fungsi bank tersebut bekerja baik atau tidak.

Dengan NPL akan membuat bank dapat menilai berapa banyak modal yang dimiliki oleh bank tersebut. NPL berkaitan dengan kredit bermasalah, tidak semua bank memiliki nasabah yang rajin membayar kreditnya, namun ada juga nasabah yang terlambat membayar kreditnya, tidak hanya sebulan atau dua bulan namun sampai berbulan-bulan. Continue reading

Apa itu Net Interest Margin

Apa Itu Net Interest Margin?
Apa itu Net Interest Margin? Net Interest Margin sendiri mungkin bagi orang awam masih belum dikenal secara baik, namun bagi orang yang bergelut di bidang perbankan, tentu saja hal tersebut merupakan salah satu istilah yang sudah sangat umum. Net Interest Margin sendiri merupakan suatu ukuran yang membedakan antara bunga pendapatan yang mana dihasilkan oleh lembaga keuangan lain ataupun bank dengan nilai bunga yang mana dibayarkan kepada pemberi pinjaman deposito, dan relative terhadap jumlah bunga produktif dari asset.

Dan hal tersebut sedikit mirip dengan yang namanya margin kotor dari perusahaan non financial. Selain itu juga biasanya dikatakan dengan presentase dari mana lembaga keuangan tersebut mendapatkan pinjaman dalam periode dari waktu dan juga asset yang lainnya dikurangi bunga yang telah dibayarkan atas dana pinjaman yang dibadi dengan jumlah dari rata – rata atas aktiva tetap kepada pendapat yang mana diperoleh dalam jangka waktu yang sudah ditentukan yang mana produktif dari rata – rata aktiva. Continue reading

Manajemen Kredit dan Pinjaman

Manajemen Kredit dan Pinjaman
Manajemen kredit dan pinjaman merupakan hal yang penting untuk diketahui seiring dengan perkembangan perekonomian dan sumber-sumber penyedia dana yang berperan untuk membiayai berbagai kegiatan bisnis dan usaha baik yang baru dimulai maupun yang sedang ingin dikembangkan menjadi lebih besar. Untuk itulah bank mempunyai peranan yang penting dalam menggerakkan perekonomian suatu daerah dan negara. Namun sesuai dengan UU Nomor 7 tahun 1992 mengenai perbankan disebutkan bahwa kredit yang diberikan atau disalurkan oleh Bank akan mengandung resiko, oleh karena itu dalam pelaksanaannya bank haruslah dapat memperhatikan dan mempertimbangkan asas-asas perkreditan yang berlaku dan sehat. Continue reading