Cara Menyusun Strategi Pendanaan Bank

Perusahaan harus memiliki sumber dana yang kuat untuk membiayai pengajuan kredit calon nasabahnya. Pemberian kredit kepada nasabah pastinya akan memberikan manfaat bagi bank dan juga nasabah tersebut.

Namun, tidak semua pengajuan kredit yang diajukan calon debitur harus disetujui bank. Bank tidak boleh sembarangan memberikan dananya kepada nasabah, semua itu harus melalui prosedur yang jelas dan dengan analisa yang tepat. Untuk menjaga kelangsungan usaha, bank harus memiliki cara untuk mengelola bank melalui dana yang tersedia. Sumber dana yang dimiliki bank pun bisa berasal dari dana sendiri maupun dana dari pihak lain.

Sumber dana bank
1. Dana sendiri
Sumber dana bank yang merupakan dana sendiri bisa berasal dari modal yang disetorkan para pemegang saham, cadangan-cadangan laba yang didapatkan bank yang tidak dapat dibagi oleh para pemegang saham dan juga laba yang belum dibagikan. Laba yang belum dibagikan bisa digunakan bank untuk membiayai pengajuan kredit nasabah sementara. Keuntungan bank mengggunakan sumbe rdana sendiri adalah bank tidak mengeluarkan biaya bunga per bulannya, hal ini akan memaksimalkan laba perusahaan.

2. Dana dari masyarakat
Sumber dana dari masyarakat luas yang dimaksud adalah dana yang dihimpun bank dari masyarakat baik berupa giro, tabungan maupun deposito. Dana tersebut kemudian diputar untuk membiayai pengajuan kredit nasabah, namun bank juga harus mengembalikan pinjaman tersebut suatu saat dan harus membayar bunga sesuai dengan kesepakatan dengan pemilik dana.

3. Dana dari pihak lain
Ada kalanya bank mengalami kesulitan dana sehingga harus meminjam dana kepada pihak lainnya. Alternatif ini seharusnya memang tidak boleh dilakukan oleh bank karena bank harus emmbayar biaya bunga yang cukup mahal kepada pihak pemberi dana.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Dana yang berasala dari pihak lain ini bsia berasal dari pinjaman dari bank lain dalam negeri maupun luar negeri, pinjaman dari Bank Indonesia ataupun dari Surat Berharga Pasar Uang.
Dengan sumber dana yang dimiliki tersebut bank bisa melakukan tindakan yang tepat untuk mengelola operasionalnya dan tidak merugikan bank sendiri. Jika dana yang dimiliki bank tidak dapat dikelola dengan baik, bisa saja bank mengalami masalah keuangan dan menyebabkan bank mengalami kebangkrutan.

Cara mengelola bank melalui sumber dana
Sumber dana yang dimiliki bank terutama sumber dana sendiri, hal ini sangat penting untuk menjaga kelangsungan usahanya. Penggunaan dana bank harus dikontrol agar tidak salah sasaran dan pada akhirnya menimbulkan kerugian besar pada bank karena itu bank harus memiliki manajemen yang baik. Dalam hal manajemen yang dibutuhkan bank untuk pengelolaan keuangan atau dana adalah manajemen dana bank.

Tujuan dari manajemen dana bank diantaranya adalah untuk mencapai profitabilitas yang tinggi, unntuk menjaga kepercayaan nasabah dan masyarakat serta menjaga posisi likuiditas agar tetap aman. Manajemen dana bank dana yang tepat akan membantu bank mendapatkan income yang besar, namun jika manajemen tersebut kurang baik bahkan tergolong buruk, hal ini akan membuat bank kehilangan dananya dan pada akhirnya menjerumuskan bank untuk mendapatkan pinjaman pihak lain yang akan merugikan bank.

Pengelolaan dana bank yang tepat diantaranya:

1. Melakukan analisa pengajuan kredit sebelum pencairan dana
Analisa pengajuan kredit harus tepat dan hal ini wajib dilakukan oleh pihak bank sebelum mereka mencairkan dana dari masyarakat. Analisa ini dilakukan dengan meneliti dan mempelajari berkas pengajuan kredit calon debitur.

Analaisa pengajuan kredit adalah bagian penting untuk menyelamatkan dana bank, jika analisa yang dilakukan salah, maka kredit bisa mengalami kemacetan dan hal ini sangat merugikan bank.

2. Monitoring
Monitoring adalah salah satu cara untuk menjaga kredit dari kemacetan, sekalipun pada analisa pengajuan kredit nasabah tersebut memiliki karakter yang baik, namun monitoring kredit tetap harus dilakukan bank untuk menjaga kredit agar terhindar dari kemacetan.

3. Pemeriksanaan berkala
Pemeriksaan berkala dilakukan bank untuk menjaga dana yang dicairkan kepada masyarakat dan dana yang telah kembali kepada bank. Pemeriksaan ini juga dilakukan untuk melihat kinerja staff kredit apakah sudah bekerja dengan baik ataukah menyalani aturan perbankan yang telah ditetapkan.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!