Cara Menjual Asuransi melalui Bank

Cara Menjual Asuransi melalui Bank yang Terbukti Ampuh
Cara menjual asuransi melalui bank menjadi hal yang penting dilakukan oleh pihak perbankan. Pasalnya, asuransi merupakan salah satu produk perbankan nasional yang saat ini diminati oleh masyarakat. Baik bank konvensional, syariah, maupun daerah pasti memiliki produk asuransi. Bank-bank tersebut dapat membuat asuransi sendiri ataupun bkerja sama dengan perusahaan asuransi untuk memasarkan dan mendistribusikan produk tersebut.

Dengan begitu, masyarakat minimal akan mengetahui bahwa di bank yang bersangkutan terdapat produk asuransi. Sementara untuk urusan tertarik atau tidaknya, mungkin itu tanggung jawab dari marketing bank, khususnya untuk menawarkan produk asuransi dengan cara menjual asuransi melalui bank.

Kebutuhan masyarakat akan asuransi
Semakin banyak orang yang meminati asuransi karena fungsinya yang cukup vital. Sebagai contoh, asuransi jiwa yang banyak diluncurkan perusahaan asuransi maupun perbankan. Jenis asuransi tersebut bermanfaat sebagai jaminan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan hingga menyebabkan cacat tubuh atau meninggal dunia. Mereka yang mengalami hal seperti itu atau ahli warisnya akan mendapatkan santunan asuransi. Ada juga jenis asuransi hari tua yang bermanfaat bagi semua orang. Terutama bagi para pekerja swasta atau buruh setelah pensiun, pasti tetap membutuhkan dana untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Dengan asuransi tersebut, mereka akan mendapatkan dana sesuai premi yang dibayarkan tiap bulan.

Namun yang paling menarik mungkin asuransi pendidikan. Banyak orang tua yang mengambil asuransi ini sebagai dana simpanan untuk keperluan pendidikan anaknya kelak. Pasalnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa untuk meneruskan pendidikan hingga ke perguruan tinggi sangat mahal, tidak peduli universitas negeri ataupun swasta. Dipresiksi tiap tahun biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua akan selalu bertambah. Oleh karena itu, pihak orang tua harus sejak dini merencanakan dan mempersiapkan dana pendidikan untuk anak-anak mereka itu. Semua jenis asuransi tersebut dapat dipasarkan dengan cara menjual asuransi melalui bank.

Perkembangan zaman dari tahun ke tahun semakin membuat kebutuhan masyarakat juga meningkat. Bukan hanya kebutuhan pokoknya, tetapi juga pada kebutuhan sekunder dan tersier. Bagi sebagian orang, asuransi merupakan kebutuhan tersier yang tidak begitu dibutuhkan. Namun bagi mereka yang yang selalu merencanakan segala sesuatunya dalam hidup, asuransi merupakan kebutuhan pokok yang harus dimiliki.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Kerja sama dalam memasarkan produk asuransi
Biasanya, pihak bank mempunyai produk asuransi miliknya sendiri. Sebuah bank yang cukup besar perkembangannya mungkin sudah memiliki produk seperti itu. Lain halnya dengan bank kecil atau berkembang secara lokal saja. Mereka tidak mungkin mengeluarkan proasuransi karena akan kalah bersaing dengan bank besar. Untuk menyiasatinya, bank-bank kecil akan bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk memasarkan produk asuransi. Dengan cara seperti itu, kedua pihak yaitu bank dan perusahaan asuransi dapat mengambil keuntungannya masing-masing. Sementara bagi konsumen dalam hal ini pengguna asuransi, juga tidak dirugikan.

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh beberapa sebagai cara menjual asuransi melalui bank agar diminati oleh banyak konsumen. Pertama, langkah melalui referensi. Caranya, pihak bank akan melakukan promosi terkait produk asuransi dari perusahaan asuransi terkait kepada calon nasabah, nasabah tetap, dan masyarakat luas. Bank akan menerjunkan tim marketingnya untuk memasarkan produk asuransi tersebut. Mereka juga akan ‘dipersenjatai’ dengan bermacam brosur dan sejenisnya, yang berisi informasi tentang produk asuransi yang akan dipasarkan kepada konsumen.

Kedua, modifikasi produk. Artinya, pihak bank akan memasukkan produk asuransi dari perusahaan asuransi ke dalam salah satu atau beberapa produk perbankan miliknya. Cara ini sangat ampuh untuk menjaring konsumen. Pasalnya, setiap nasabah baru yang sudah terdaftar resmi secara otomatis akan ikut dalam program asuransi. Namun begitu, nasabah juga harus mengetahui secara detail aturan mainnya. Jangan sampai di kemudian hari, nasabah merasa tertipu dan kecewa. Hasilnya, pihak bank hanya akan kehilangan nasabahnya. Produk modifikasi tersebut harus sesuai perjanjian atau kesepakatan antara pihak bank dengan perusahaan asuransi.

Ketiga, memanfaatkan jasa telemarketing. Telemarketing dapat diartikan pemasaran yang dilakukan dengan sarana telekomunikasi, seperti telepon, SMS, atau internet. Telemarketing dapat berfungsi untuk mempromosikan dan menawarkan produk asuransi. Baik pihak bank dan perusahaan asuransi dapat melakukannya. Itulah beberapa langkah atau cara menjual asuransi melalui bank.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!